FALLING LOVE

Rabu, 22 Agustus 2012

Mata Kiri Buta Akibat Berenang Menggunakan Softlens




Jakarta, Pada kondisi tertentu lensa kontak tidak bisa digunakan, salah satunya adalah saat berenang. Jennie Hurst yang memakai lensa kontak saat berenang kini harus kehilangan penglihatan mata kirinya.

Jennie Hurst sebenarnya tahu pentingnya menjaga kebersihan lensa kontak agar terhindar dari infeksi. Ia pun selalu melepas lensa kontaknya saat ingin tidur, mencuci tangan sebelum memegang lensa kontak dan menggantinya sebulan sekali.

Meski demikian, Jennie yang bekerja sebagai environmental co-ordinator mengalami kebutaan di mata kirinya karena mengalami infeksi ganas akibat memakai lensa kontak saat berenang.

Berenang sambil tetap menggunakan lensa kontak adalah sesuatu yang tidak Jennie sadari bahwa hal ini menempatkan risiko tertentu. Para pakar menuturkan Jennie merupakan salah satu dari sebagian banyak orang yang memiliki pengetahui kurang mengenai risiko infeksi dari lensa kontak.

Dalam kasusnya ini, Jennie mengalami acanthamoeba keratitis yang disebabkan oleh amuba yaitu parasit yang hampir ditemukan di semua air, tanah dan juga air laut. Pemakai lensa kontak berisiko lebih tinggi terkena infeksi ini jika ia pakai lensa kontak saat berenang.

Parasit dari air ini bisa saja terjebak diantara lensa kontak dan juga mata yang memungkinkannya untuk bersembunyi di bola mata. Jika tidak segera ditangani maka infeksi ini bisa menyebabkan kebutaan.

"Saya tidak tahu bahaya berenang dengan menggunakan lensa kontak, kekhawatiran saya hanya kehilangan lensa di kolam renang. Saya ingat ada air yang masuk mata, tapi saya tdiak berpikir apa-apa saat itu," ujar Jennie, seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (23/8/2012).

Jennie menceritakan sekitar 3 jam kemudian ia melihat mata kirinya sangat sensitif terhadap cahaya dan ia merasa matanya mengalami iritasi akibat zat kimia. Saat itu matanya mulai memerah sedikit tapi tidak ada cairan yang keluar.

"Pada hari berikutnya, timbul rasa sakit yang lebih menyiksa dan saya diberi obat tetes lalu diberitahu untuk kembali seminggu kemudian. Namun karena tidak ada perbaikan, dokter pun memeriksa permukaan mata saya untuk melihat apakah ada infeksi atau tidak," ungkapnya.

Ketika Jennie memberitahu dokter bahwa ia berenang dengan menggunakan lensa kontak, maka dokter merasa sangat yakin bahwa hal tersebut yang paling mungkin menjadi sumber penyebabnya.

"Saya merasa sangat bersalah, jika saja saya tahu hal itu tidak boleh maka saya akan melepaskan lensa kontak sebelum berenang," ujar Jennie.

Ia pun menjalani operasi pertama yang mana lapisan atas matanya dikerok dan diberikan obat tetes per jam sepanjang hari. Ia pun menghabiskan sebagian besar waktunya di ruangan gelap untuk menghindari cahaya hingga akhirnya ia mengalami kebutaan di mata kirinya.

"Meskipun jarang terjadi, acanthamoeba keratitis adalah kondisi yang sangat menyakitkan dan mengancam penglihatan. Amuba menyerang saraf kornea, bisa menembus hingga bola mata dan menyebabkan kehilangan penglihatan total dalam beberapa minggu," ujar dokter mata Parwez Hossain dari Southampton General Hospital.

Dr Hossain menuturkan pengobatannya sendiri sangat menyakitkan dan melibatkan obat tetes mata secara teratur serta kadang bisa menimbulkan efek samping. Kasus yang dialami Jennie termasuk yang cukup buruk.


Source : detik.com
♥ THANKS FOR READING ♥

Tidak ada komentar:

Posting Komentar