FALLING LOVE

Selasa, 16 April 2013

Tugas ke-1 Akuntansii Internasional



KURS TRANSAKSI BANK INDONESIA
Update Terakhir 2 April 2013
Kode Singkatan

Mata Uang
Nilai
Kurs Jual
Kurs Beli
Graph
AUD
1.00
10,229.31
10,122.02
Grafik Time Series
BND
1.00
7,909.16
7,829.32
Grafik Time Series
CAD
1.00
9,636.63
9,536.37
Grafik Time Series
CHF
1.00
10,355.56
10,247.51
Grafik Time Series
CNY
1.00
1,563.61
1,547.95
Grafik Time Series
DKK
1.00
1,689.22
1,671.93
Grafik Time Series
EUR
1.00
12,593.60
12,464.58
Grafik Time Series
GBP
1.00
14,911.91
14,759.67
Grafik Time Series
HKD
1.00
1,260.56
1,247.92
Grafik Time Series
JPY
100.00
10,521.45
10,410.49
Grafik Time Series
KRW
1.00
8.81
8.72
Grafik Time Series
KWD
1.00
34,360.96
33,897.83
Grafik Time Series
MYR
1.00
3,172.64
3,138.83
Grafik Time Series
NOK
1.00
1,685.79
1,666.90
Grafik Time Series
NZD
1.00
8,211.43
8,124.36
Grafik Time Series
PGK
1.00
4,900.83
4,417.73
Grafik Time Series
PHP
1.00
239.82
237.25
Grafik Time Series
SAR
1.00
2,609.53
2,583.26
Grafik Time Series
SEK
1.00
1,506.16
1,489.66
Grafik Time Series
SGD
1.00
7,909.16
7,829.32
Grafik Time Series
THB
1.00
334.22
330.09
Grafik Time Series
USD
1.00
9,786.00
9,688.00
Grafik Time Series


1.      1 Dina baru mendapatkan uang warisan dari orang tuanya sebesar 100.000 euro. Dengan uang yang dia miliki, dina ingin membeli rumah seharga 65.000 CHF dan mobil seharga 43.000 CAD. Berapa JPY kah sisa uang dina?

Jawab =
EUR = 100.000x12.464,58  (kurs beli) = 1.246.458.000
CHF = 65.000 x 10.355,56 (kurs jual) = 637.111.400
CAD = 43.000 x 9.636,63 (kurs jual) = 414.375.090

= 1.246.458.000 – 1.051.486.490
= 194.971.510

2.      2. Nofa ingin membeli tiket konser one direction seharga 650 BND. Berapa rupiah lagi yang harus disiapkan Christian jika tabugannnya 2900 DKK.

Jawab =
BND = 650 x 7.909,16 (kurs beli) = 5.140.954
DKK = 2.900 x 1.671,93 (kurs jual) = 4.848.597

= 5.140.954 – 4.848.597
= 292.357


3.      3. Ibu member uang saku kepada dina dalam kegiatan study tournya ke korea sebesar 850.000 KRW. Ibu meminta agar dina menyisakan uang sakunya sebesar 150.000 KRW. Berapa rupiah sisa uang dina?

Jawab =
KRW = 850.000 x 8,72 (kurs beli) = 7.412.000
KRW = 150.000 x 8,72 (kurs beli) = 1.308.000


4.      4. Sepulang berlibur dari Myanmar anton memiliki uang sebesar 1560 MYR. Anton ingin menukar uangnya di bank. Berapa rupiah yang akan dia dapat ?

Jawab =
MYR = 1.560 x 3.138,83 (kurs beli) = 4.949.318,84

5.      5. Mr. David adalah orang amerika. Pada suatu ketika dia pergi ke Indonesia untuk rapat di sebuah perusahaan ternama. Saat rapat selesai, mr.david hendak menukarkan uangnya di bank sebesar 1.500 USD. Berapa rupiah yang di dapat mr.david ?

Jawab =
USD = 1.500 x 9.688 (kurs beli) = 14.532.000

6.      6. Alex mempunyai uang sebesar 950 SGD. Dia ingn membayar hutang sebesar 6.500 THB. Berapa PHP kah sisa uang alex?

Jawab =
SGD = 7.437.854 – 2.172.430 = 5. 265.424
PHP = 5.265.424 / 239,82 = 21.955,73

7.      7.  Mr. George akan kembali ke Negara asalnya di amerika. Mr. George memiliki uang sebesar  Rp 150.000.000. dan dia ingin menukarnya dengan mata uang USD. Berapa uang yang akan dia terima ?

Jawab =
USD = 150.000.000 / 9.786,00 = 15.328,01

8.      8.  Kezia mendapt gaji sebesar 4563 KWD. Kezia mengirim uang untuk orang tuanya di Australia sebesar 2.500 AUD. Kemudian kezia bermaksud ingin membeli mobil seharga 40.000 CAD. Berapa rupiah lagi yang harus di siapkan kezia pada tabungannya?
\
Jawab =
KWD = 4.563 x 33.897,83 (kurs beli) = 154.675.798,2
AUD = 2.500 x 10.291,31 (kurs jual) = 25.573.275

= 154.675.198,2 – 25.573.275 = 129.102.523,2

CAD = 40.000 x 9.636,63 (kurs jual) = 385.465.200

= 385.465.200 – 129.102.523,2 = 256.362.676,3

9.      9.  Mr.kevin membeli sebuah pulau di Thailand sebesar 10.000.000 THB. Berapa dollar amerika yang harus dia bayar ?

Jawab =
THB = 10.000.000 x 334,22 (kurs jual) = 3.342.200.000
USD = 3.342.200.000 / 9.786 = 341.528,71


110  Kimiko mempunyai uang sebesar 6.500 NOK. Kemudian dia membeli tiket pesawat seharga 4.550 CNY. Berapa rupiah sisa uang kimiko ?

Jawab =
NOK = 6.500 x 1.685,79 (kurs beli) = 10.957.635
CNY = 4.550 x 1.563,61 (kurs beli) = 4.114.425,5

= 10.957.635 – 4.114.425,5 = 6.843.209,5

♥ THANKS FOR READING ♥

Rabu, 09 Januari 2013

Tugas softskill untuk bulan januari 2013

Tidak ada cara yang paling baik untuk memulai penelaahan hubungan antara etika dan bisnis selain dengan mengamati, bagaimanakah perusahaan riil telah benar-benar berusaha untuk menerapkan etika ke dalam bisnis. Perusahaan Merck and Company dalam menangani masalah “river blindness” sebagai contohnya ;
River blindness adalah penyakit sangat tak tertahankan yang menjangkau 18 juta penduduk miskin di desa-desa terpencil di pinggiran sungai Afrika dan Amerika Latin.
Penyakit dengan penyebab cacing parasit ini berpindah dari tubuh melalui gigitan lalat hitam. Cacing ini hidup dibawah kulit manusia, dan bereproduksi dengan melepaskan jutaan keturunannya yang disebut microfilaria yang menyebar ke seluruh tubuh dengan bergerak-gerak di bawah kulit, meninggalkan bercak-bercak, menyebabkan lepuh-lepuh dan gatal yang amat sangat tak tertahankan, sehingga korban kadang-kadang memutuskan bunuh diri.

Pada tahun 1979, Dr. Wiliam Campbell, ilmuwan peneliti pada Merck and Company, perusahaan obat Amerika, menemukan bukti bahwa salah satu obat-obatan hewan yang terjual laris dari perusahaan itu, Invernectin, dapat menyembuhkan parasit penyebab river blindness. Campbell dan tim risetnya mengajukan permohonan kepada Direktur Merck, Dr. P. Roy Vagelos, agar mengijinkan mereka mengembangkan obat tersebut untuk manusia.

Para manajer Merck sadar bahwa kalau sukses mengembangkan obat tersebut, penderita river blindness terlalu miskin untuk membelinya. Padahal biaya riset medis dan tes klinis berskala besar untuk obat-obatan manusia dapat menghabiskan lebih dari 100 juta dollar.
Bahkan, kalau obat tersebut terdanai, tidak mungkin dapat mendistribusikannya, karena penderita tinggal di daerah terpencil. Kalau obat itu mengakibatkan efek samping, publisitas buruk akan berdampak pada penjualan obat Merck. Kalau obat murah tersedia, obat dapat diselundupkan ke pasar gelap dan dijual untuk hewan,sehingga menghancurkan penjualan Invernectin ke dokter hewan yang selama ini menguntungkan.
Meskipun Merck penjualannya mencapai $2 milyar per tahun, namun pendapatan bersihnya menurun akibat kenaikan biaya produksi, dan masalah lainnya, termasuk kongres USA yang siap mengesahkan Undang-Undang Regulasi Obat yang akhirnya akan berdampak pada pendapatan perusahaan. Karena itu, para manajer Merck enggan membiayai proyek mahal yang menjanjikan sedikit keuntungan, seperti untuk river blindness. Namun tanpa obat, jutaan orang terpenjara dalam penderitaan menyakitkan. Setelah banyak dilakukan diskusi, sampai pada kesimpulan bahwa keuntungan manusiawi atas obat untuk river blindness terlalu signifikan untuk diabaikan. Keuntungan manusiawi inilah, secara moral perusahaan wajib mengenyampingkanbiaya dan imbal ekonomis yang kecil. Tahun 1980 disetujuilah anggaran besar untuk mengembangkan Invernectin versi manusia.
Tujuh tahun riset mahal dilakukan dengan banyak percobaan klinis, Merck berhasil membuat pil obat baru yang dimakan sekali setahun akan melenyapkan seluruh jejak parasit penyebab river blindness dan mencegah infeksi baru. Sayangnya tidak ada yang mau membeli obat ajaib tersebut, termasuk saran kepada WHO, pemerintah AS dan pemerintah negara-negara yang terjangkit penyakit tersebut, mau membeli untuk melindungi 85 juta orang beresiko terkena penyakit ini, tapi tak satupun menanggapi permohonan itu. Akhirnya Merck memutuskan memberikan secara gratis obat tersebut, namun tidak ada saluran distribusi untuk menyalurkan kepada penduduk yang memerlukan. Bekerjasama dengan WHO, perusahaan membiayai komite untuk mendistribusikan obat secara aman kepada negara dunia ketiga, dan memastikan obat tidak akan dialihkan ke pasar gelap dan menjualnya untuk hewan. Tahun 1996, komite mendistribusikan obat untuk jutaan orang, yang secara efektif mengubah hidup penderita dari penderitaan yang amat sangat, dan potensi kebutaan akibat penyakit tersebut. Merck menginvestasikan banyak uang untuk riset, membuat dan mendistribusikan obat yang tidak menghasilkan uang, karena menurut Vegalos pilihan etisnya adalah mengembangkannya, dan penduduk dunia ketiga akan mengingat bahwa Merck membantu mereka dan akan mengingat di masa yang akan dating. Selama bertahun-tahun perusahaan belajar bahwa tindakan semacam itu memiliki keuntungan strategis jangka panjang yang penting.

Para ahli sering berkelakar, bahwa etika bisnis merupakan sebuah kontradiksi istilah karena ada pertentangan antara etika dan minat pribadi yang berorientasi pada pencarian keuntungan. Ketika ada konflik antara etika dan keuntungan, bisnis lebih memilih keuntungan daripada etika.
Buku Business Ethics mengambil pandangan bahwa tindakan etis merupakan strategi bisnis jangka panjang terbaik bagi perusahaan – sebuah pandangan yang semakin diterima dalam beberapa tahun belakangan ini.
♥ THANKS FOR READING ♥

Minggu, 25 November 2012

Tugas Softskill bulan november : Bagaimana Budaya Organisasi Dapat Mempengaruhi Perilaku Etis


Pada saat ini istilah budaya organisasi banyak digunakan dalam organisasi perusahaan, bahkan beberapa perusahaan memasang tulisan yang menunjukkan budaya organisasi mereka di tempat-tempat yang menarik perhatian. Misalnya di depan pintu masuk kantor, atau di dekat tempat para karyawan melayani pelanggan. Konsep budaya organisasi mulai berkembang  sejak awal tahun 1980-an. Konsep budaya organisasi diadopsi dari konsep budaya yang lebih dahulu berkembang pada disiplin ilmu antropologi (Sobirin, 2007:128-129).
Budaya organisasi menurut Schein dalam Sobirin (2007:132) adalah pola asumsi dasar yang dianut bersama oleh sekelompok orang setelah sebelumnya mereka mempelajari dan meyakini kebenaran pola asumsi tersebut sebagai cara untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan adaptasi eksternal dan integrasi internal, sehingga pola asumsi dasar tersebut perlu diajarkan kepada anggota-anggota baru sebagai cara yang benar untuk berpersepsi, berpikir dan mengungkapkan perasaannya dalam kaitannya dengan persoalan-persoalan organisasi.

Bagaimana Budaya Organisasi Terbentuk
Robbins (2003:729)  menyatakan bahwa proses penciptaan budaya organisasi terjadi dalam tiga cara. Pertama, para pendiri hanya memperkerjakan dan mempertahankan karyawan yang memiliki pola pikir sama dan sependapat dengan cara-cara yang mereka tempuh. Kedua, mereka mengindoktrinasikan dan mensosialisasikan para karyawan ini dengan cara berpikir dan cara berperasaan mereka. Bila organisasi berhasil, maka visi pendiri menjadi terlihat sebagai penentu utama keberhasilan. Pada titik ini, keseluruhan kepribadian pendiri menjadi tertanam ke dalam budaya organisasi.
Robbins (2003:724) membedakan budaya yang kuat dan budaya yang lemah. Budaya yang kuat mempunyai dampak yang lebih besar pada perilaku karyawan dan lebih langsung terkait dengan pengutangan turn-over karyawan. Dalam budaya yang kuat, nilai inti organisasi dipegang secara mendalam dan dianut bersama secara meluas. Makin banyak anggota yang menerima nilai-nilai inti dan makin besar komitmen mereka pada nilai-nilai tersebut, maka makin kuat budaya tersebut. Budaya yang kuat juga memperlihatkan kesepakatan yang tinggi di kalangan anggota mengenai apa yang dipertahankan oleh organisasi. Kebulatan maksud tersebut selanjutnya membina keakraban, kesetiaan, dan komitmen organisasi.

Contoh Kasus Pada Enron Corp :

Budaya etis organisasi mendapat perhatian yang semakin besar, terutama setelah terungkapnya budaya tidak etis Enron Corp. yang membawa kebangkrutan serta kepailitan besar di AS pada akhir tahun 2001. Budaya tidak etis Enron Corp. tersebut berupa penekanan yang berlebihan terhadap pertumbuhan laba perusahaan, juga penekanan imbalan kepada karyawan yang semata-mata berupa bonus uang. Bahkan salah seorang CEO-nya, Jeff Skilling, mengatakan bahwa segala sesuatu dapat diselesaikan dengan uang di Enron. Termasuk loyalitas pun bisa dibeli dengan uang. Oleh karena itu berkaitan dengan etika, Robbins (2003:740) memberikan saran untuk menciptakan budaya yang etis dengan cara sebagai berikut :
1.   Menjadi model yang kelihatan; karena karyawan akan melihat perilaku manajemen puncak sebagai tolok ukur merancang perilaku yang tepat. Bila manajemen senior terlihat suka mengambil perilaku atau cara-cara yang etis, maka hal ini memberikan kesan yang kuat bahwa kaidah etis diharapkan untuk diikuti karyawan.
2.    Komunikasikan harapan etis; karena ambiguitas etis bisa diminimalisir oleh penyebaran kode etik organisasi. Kode etik tersebut harus menetapkan nilai-nilai utama organisasi dan kaidah etis yang diharapkan untuk diikuti karyawan.
3.    Berikanlah pelatihan etis; dalam bentuk lokakarya, seminar, dan program-progam pelatihan etis. Gunakanlah sesi pelatihan untuk mendorong standar perilaku organisasi, untuk mengklarifikasi praktik apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dan juga untuk mengajukan dilema etis yang mungkin dihadapi oleh para karyawan.
4.    Berikanlah imbalan terhadap perilaku etis, dan hukuman terhadap perilaku tidak etis. Penilaian kinerja karyawan haruslah mencakup sarana yang diambil untuk mencapai sasaran dan hasil, dan juga perilaku etika yang bersangkutan. Tindakan etis, masuk dalam penilaian positif kinerja sedangkan perilaku tidak etis harus mendapat hukuman secara kasat mata.
5.    Sediakanlah mekanisme yang bersifat melindungi karyawan yang melaporkan perilaku tidak etis tanpa takut ditegur. Sangat penting bagi organisasi untuk mengadakan konselor etik, obudsmen, atau pejabat etik.

 sumber : mercubuana.ac.id

♥ THANKS FOR READING ♥